terapi cerebral palsy pada orang dewasa dan anak

Terapi Cerebral Palsy pada Orang Dewasa dan Anak

Tahukah Anda bahwa dibandingkan dengan terapi autisme, terapi celebral palsy tidak begitu dikenal masyarakat? Padahal celebral palsy sendiri bukanlah penyakit baru. Cukup banyak kasus celebral palsy yang menimpa anak-anak dan dewasa.

Celebral palsy merupakan gangguan pada otot, gerakan tubuh, atau postur tubuh yang disebabkan oleh ketidaknormalan perkembangan otak pada bayi ketika berada di dalam kandungan atau cidera.

Anak yang terindikasi gangguan ini umumnya dapat dilihat dengan ciri-ciri berupa kelainan pada perkembangan otak, adanya masalah dengan pendengaran dan penglihatan, serta cacat intelektual.

5 Jenis Terapi untuk Penderita Celebral Palsy

Dalam beberapa kasus, tak sedikit anak yang mengidap celebral palsy sering mengalami kejang. Inilah salah satu alasan mengapa banyak orang tua yang merasa malu dan cenderung menyembunyikan anaknya dari dunia luar.

Pada orang dewasa, gangguan ini menyebabkan rasa tidak nyaman dan aman. Orang-orang yang mengidap celebral palsy cenderung menutup diri dan memiliki kepercayaan diri yang rendah.

Kendati demikian, gangguan ini masih dapat diobati menggunakan terapi khusus celebral palsy. Jangka waktu pengobatan biasanya ditentukan dengan seberapa parah gejala celebral palsy. Semakin ringan gejalanya, semakin cepat proses penyembuhannya.

Adapun sejumlah jenis terapi yang dapat dipilih penderita celebral palsy, antara lain sebagai berikut.

1. Terapi Wicara

Terapi pertama yang bisa dicoba untuk anak dengan kelainan cerebral palsy adalah terapi wicara. Terapi wicara ini bertujuan untuk mengasah kemampuan anak dalam berbicara dan berkomunikasi dengan orang-orang di sekitarnya. Terapi ini melatih anak secara perlahan untuk mampu berbicara.

Apabila anak benar-benar tidak mampu untuk berbicara maka terapis akan mengambil langkah lain yang juga efektif dengan menghadirkan gambar-gambar, mengajari bahasa isyarat, serta melatih berbicara dengan media seperti komputer.

2. Fisioterapi

Fisioterapi atau terapi fisik memberikan anak dengan cerebral palsy kesempatan untuk bergerak lebih banyak. Tujuan utama dari terapi jenis ini adalah untuk melatih anak dalam menggerakan anggota tubuhnya dengan tepat dan benar.

Terapi kedua untuk anak cerebral palsy ini juga bertujuan untuk mengkoordinasi serta membangun kekuatan dan kelenturan otot anak. Terapi ini dilakukan dengan melakukan kegiatan seperti olahraga, menggunakan alat khusus, mengenali panas dan dingin, hingga suara kencang.

3. Terapi Hidro

Terapi ini bertujuan supaya otot kaku pada anggota tubuh anak bisa diminimalisasi. Sebagaimana Anda ketahui,  anak yang mengidap cerebral palsy biasa mengalami keadaan yang dinamakan spastisitas.

Terapi ini memberi kesempatan pada anak untuk bermain di air. Dengan berada di dalam kolam berisi air anak akan bergerak tanpa mengeluarkan banyak tenaga. Terapi ini sangat efektif untuk melatih kekuatan otot.

4. Terapi Okupasi

Dengan terapi okupasi, anak yang menderita cerebral palsy akan dilatih untuk melakukan kegiatan sehari-hari. Kegiatan yang dilatih, antara lain minum, makan, menggunakan pakaian, dan mandi.

Terapi ini sangat dianjurkan untuk mendidik anak agar lebih mandiri dan tidak terlalu bergantung pada ibu atau pengasuhnya.

5. Terapi Musik

Terapi lainnya yang juga bisa dicoba adalah terapi musik. Anak akan diberi kesempatan untuk mendengarkan musik yang lembut supaya bisa berinteraksi dan menganalisis. Terapi ini sangat efektif untuk membuat anak fokus dan tenang.  

Meningkatkan Peluang Keberhasilan Terapi dengan Mengonsumsi Nutrisi Otak Herbal B King

Selain terapi di atas, masih ada cara lain untuk mengatasi celebral palsy, yakni dengan mengonsumsi Nutrisi Otak/ Vitamin Otak. Tentuanya nutrisi otak tersebut selain menyehatkan tentunya juga harus harus dibuat dari herbal alami.

Brainking Plus atau yang juga disebut B King merupakan nutrisi yang dibuat untuk menstimulasi, menyeimbangkan, dan meningkatkan fungsi otak. Bagi penderita celebral palsy, Brainking Plus tidak hanya membuat anak lebih berkonsentrasi, melainkan juga membantu anak lebih cerdas, stabil secara emosi, dan meningkatkan daya tahan tubuh.

Dengan mengonsumsi Brainking Plus secara rutin, sirkulasi darah dan gelombang listrik serta bio energi tubuh akan lebih lancar dan stabil. Lantaran dibuat menggunakan bahan alami, Brainking Plus sangat aman dikonsumsi. Tidak hanya anak, tetapi juga dewasa dan ibu hamil.

Kombinasi terapi celebral palsy dengan Brainking plus akan mempercepat proses pemulihan penderita celebral palsy. Nah, apa lagi yang Anda tunggu? Ayo, pesan sekarang!

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

0 Shares
Copy link
Powered by Social Snap