cara mengobati epilepsi pada anak

Penyebab Epilepsi dan Cara Mengobatinya

Pernahkah Anda bertanya-tanya, dapatkah epilepsi disembuhkan? Bagaimana cara mengobati epilepsy yang sering kambuh? Apa saja penyebab epilepsi? Jika iya, maka di sini Anda bisa menemukan jawabannya.

Sebagaimana Anda ketahui, epilepsi termasuk sebagai penyakit yang banyak diidap oleh masyarakat Indonesia. Tidak hanya orang dewasa, melainkan juga anak-anak.

Mirisnya, hampir sebagian besar pengidap epilepsi tidak dapat hidup dengan normal lantaran sering kambuh. Bahkan, tak sedikit pengidap epilepsi yang dijauhi oleh orang-orang di sekitarnya karena dianggap berbahaya.

cara mengobati epilepsi pada anak
Vitamin Otak BKING

Pengertian Epilepsi

Epilepsi merupakan gangguan yang menyerang neurologis, sistem saraf pusat. Epilepsi tercatat sebagai salah satu penyakit kronis yang sering muncul atau kambuh tanpa sebab.

Kambuhnya penyakit ini biasanya ditandai dengan kejang-kejang. Bahkan, dalam beberapa kasus, epilepsi dapat menyebabkan hilangnya kesadaran. Kendati kejang merupakan tanda umum, tidak semua penderita mengalaminya.

Pasalnya, sejumlah penderita hanya pernah mengalami satu hingga dua kali kejang. Sementara sebagian kecil lainnya hampir tidak pernah kejang ketika epilepsi kambuh atau justru kejang hingga ratusan kali dalam sehari.

Epilepsi bisa menyerang siapa saja. Mulai dari anak-anak, remaja, dewasa, hingga lanjut usia. Penyakit ini pun tidak mengenal jenis kelamin. Baik laki-laki maupun perempuan memiliki risiko yang sama.

Vitamin Otak BKING

Apa yang Harus Dilakukan Ketika Epilepsi Kambuh?

Umumnya, sebagian besar orang enggan untuk menolong penderita epilepsi yang kambuh. Alasannya hanya satu, yakni takut tertular. Padahal penyakit epilepsi bukanlah penyakit menular yang berbahaya.

Ketika Anda menemukan penderita epilepsi yang kambuh, kejang-kejang, jauhkan ia dari benda-benda tajam, Berilah ia ruang kosong dan hindari untuk memeluk atau sekadar menyentuh. Yang harus Anda lakukan adalah memiringkan tubuhnya dan melonggarkan pakaiannya.

Vitamin Otak BKING

Penyebab Epilepsi

Sebenarnya, tidak ada penyebab pasti penyakit epilepsi. Namun, dalam berbagai kasus yang ada, penyakit epilepsi dipicu dan dipengaruhi oleh sejumlah faktor berikut ini.

  • Pengaruh Genetik

Tak dapat dimungkiri bahwa penyakit epilepsi dapat terjadi akibat pengaruh genetik. Beberapa kasus menunjukkan bahwa pada jenis kategori epilepsi tertentu dan tipe kejang dapat diturunkan secara genetik.

  • Cedera Kepala

Cedera pada kepala yang terjadi akibat kecelakaan motor, mobil, terjatuh, ataupun cedera traumatik lainnya dapat memicu penyakit epilepsi. Benturan yang keras pada kepala dapat menyebabkan kerusakan pasa saraf otak.

  • Penyakit Otak

Sejumlah penyakit, seperti tumor otak atau stroke dapat memicu penyakit epilepsi. Pada orang dewasa di atas 35 tahun, stroke merupakan penyebab epilepsi yang paling umum.

  • Terserang Penyakit Menular

Tak banyak yang tahu bahwa penyakit menular, seperti ensefalitis, HIV/AIDS virus, dan meningitis dapat menyebabkan penyakit epilepsi.

  • Cidera Sebelum Persalinan

Epilepsi pada anak umumnya disebabkan oleh berbagai gangguan selama kehamilan. Sebelum dilahirkan, bayi sangat sensitif terhadap kerusakan otak. Penyebabnya beragam, mulai dari adanya infeksi pada ibu hamil, kekurangan oksigen, hingga cidera.

  • Gangguan perkembangan

Epilepsi terkadang dikaitkan dengan gangguan saraf lain, yakni autisme dan neurofibromatosis.

  • Kurangnya Nutrisi Otak

Kurangnya nutrisi otak pun dapat meningkatkan risiko penyakit epilepsi.

  • Faktor Makanan

Tak banyak yang menyadari bahwa penyakit epilepsi pun dapat dipicu oleh makanan yang banyak mengandung gula, seperti nasi putih dan cokelat. Selain itu, epilepsi pun dapat dipengaruhi oleh makanan laut.

Agar lebih jelas baca juga: 7 makanan yang sebaiknya dihindari penderita epilepsi.

Vitamin Otak BKING

Bagaimana Cara Mengobati Epilepsi?

Pada dasarnya, penyakit epilepsi masih dapat disembuhkan baik dengan pengobatan modern maupun tradisional. Namun, yang paling umum, penderita epilepsi akan diberi obat generik sesuai dosis yang dapat menekan potensi kambuh.

Kendati demikian, terdapat beberapa cara lain yang dapat Anda lakukan untuk mengobati epilepsi.

1. Membawa ke Rumah Sakit

Memeriksakan kesehatan ke rumah sakit adalah keputusan yang cerdas. Dengan datang ke rumah sakit pasien bisa mendapatkan perawatan intensif dengan penanganan dokter yang sudah ahli dan profesional.

Dokter akan melakukan pemeriksaan secara menyeluruh sebelum memberikan obat yang tepat sesuai tingkat keparahan epilepsi. Tak jarang, dokter akan menyarankan pasien untuk menghindari hal-hal yang dapat memicu kambuhnya epilepsi.

2. Memberikan Obat Anti Epilepsi

Cara selanjutnya yang bisa dilakukan adalah dengan memberi obat anti epilepsi. Obat anti epilepsi ini bisa didapatkan dengan melakukan konsultasi dulu dengan dokter.

Kendati obat tersebut sangat efektif menurunkan peluang kambuh, efek samping akibat penggunaan jangka panjang cukup berat, yakni ruam kulit, peradangan organ, depresi, hingga kecenderungan untuk melakukan bunuh diri.

Sementara, penggunaan jangka pendek dapat memicu efek samping ringan, seperti, berat badan naik, bicara kurang lancar, lemas, dan penurunan daya ingat.

3. Operasi Epilepsi

Salah satu cara untuk mengobati epilepsi adalah dengan melakukan operasi epilepsi. Namun hal ini hanya dokter yang dapat memutuskannya, tergantung dengan kondisi pasien. Biasanya, operasi dianjurkan ketika pasien sering mengalami kejang dalam batas normal.

4. Terapi Stimulator Saraf

Selain memberikan obat dan melakukan operasi, penanganan epilepsi bisa dilakukan dengan mengadakan sebuah terapi. Terapi ini dilakukan dengan cara menaruh stimulator saraf di bawah kulit, tepatnya di sekitar tulang selangka atau saraf vagus.

Terapi ini bertujuan untuk mengurangi frekuensi dari kejangnya saraf sehingga epilepsi tidak mudah kambuh.

5. Terapi Elektroda

Terapi lain yang juga dimanfaatkan untuk menangani epilepsi adalah dengan memasangkan sebuah elektroda di bagian otak, yakni di bagian thalamus. Elektroda ini kemudian akan dihubungkan dengan stimulator yang diletakkan di tulang kepala untuk meredakan kejang.

6. Diet Ketogenik

Cara ini dinilai efektif untuk anak-anak yang menderita epilepsi. Diet ketogenik berupa pola diet yang bebas dari karbohidrat, rendah protein, dan tinggi lemak.

7. Menghindari Pemicu Kejang

Cara ini berlaku untuk mereka yang menderita epilepsi idiopatik.

Vitamin Otak BKING

Dapatkah Epilepsi Disembuhkan dengan Obat Herbal?

Selain obat-obatan kimia, epilepsi bisa disembuhkan dengan obat herbal. Salah satu herbal terbaik yang dapat menangani masalah ini adalah Brainking Plus (B King).

Berbeda dengan obat biasa, Brainking Plus bekerja secara menyeluruh dengan menyeimbangkan gelombang listrik pada otak kanan dan otak kiri. Hal ini tidak hanya menstabilkan emosi, melainkan juga menekan risiko kambuhnya penyakit epilepsi.

Brainking Plus dibuat dari zat tanaman aktif yang telah terbukti khasiatnya. Bekerja di saraf tepi, Brainking Plus dapat memperbaiki kerusakan pada saraf spinal dan menguatkan sistem panca indera.

Brainking Plus merupakan cara mengobati epilepsy terbaik tanpa efek samping. Nah, tunggu apa lagi? Ayo, pesan Brainking Plus di sini!

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

0 Shares
Copy link
Powered by Social Snap