pengobatan cerebral palsy

Gejala dan Penyebab Celebral Palsy (Beserta Cara Mengobatinya)

Bagaimana Cara Pengobatan Lumpuh Otak atau Celebral Palsy?

Pengobatan celebral palsy merupakan salah satu cara terbaik untuk mengatasi kelumpuhan otak. Dengan pengobatan yang tepat, tingkat keparahan celebral palsy dapat ditekan. Bahkan, tidak mustahil jika pengidap celebral palsy sembuh.

Kendati demikian, proses penyembuhan cereblar palsy tidaklah mudah, terlebih pada orang dewasa. Lain halnya jika gangguan ini telah dideteksi ketika penderita masih anak-anak. Pasalnya, persentase kesembuhan penderita celebral palsy jauh lebih besar.

Pengertian Celebral Palsy

Cerebral palsy atau yang juga disebut sebagai lumpuh otak merupakan gangguan kesehatan yang memengaruhi otot dan saraf. Umumnya, celebral palsy lebih banyak terjadi pada bayi dan juga anak-anak.

Mirisnya, banyak orang tua yang tidak menyadari penyakit ini sehingga dibiarkan begitu saja. Alhasil, anak tumbuh tanpa perawatan hingga dewasa dan sulit untuk hidup mandiri tanpa bantuan orang lain.

Umunnya, penderita cerebral palsy memiliki masalah keseimbangan otot mata, kesulitan menelan, dan tidak fokus. Bahkan, sejumlah penderita mengalami gangguan pada sendi dan otot kaku.

Kendati demikian, tidak semua penderita celebral palsy mengalami kesulitan berjalan. Tak sedikit penderita gangguan ini yang tampak normal, hanya terdapat masalah pada intelektual atau memiliki masalah kesehatan lain, seperti epilepsy, tidak dapat melihat, atau mendengar.

Penyebab Celebral Palsy

Lantas, apa saja sebenarnya penyebab celebral palsy? Berikut uraiannya.

  • Bayi lahir prematur
  • Kekurangan asupan oksigen, darah, dan nutrisi lain selam berada di kandungan atau setelah dilahirkan.
  • Cidera kepala serius.
  • Infeksi yang dapat memengaruhi otak, seperti penyakit meningitis.
  • Adanya faktor genetik yang memengaruhi  fungsi dan perkembangan otak.

Gejala Celebral Palsy

Pada dasarnya, untuk mengetahui penyakit, Anda harus melakukan pemeriksaan secara menyeluruh. Namun, gangguan celebral palsy umumnya memiliki ciri-ciri khusus, di antaranya:

  • Tubuh terlalu lemas atau kaku
  • Kelenturan otot yang berlebihan
  • Otot-otot yang kaku dan refleks yang berlebihan (kelenturan)
  • Ataksia, lemahnya koordinasi otot
  • Sering mengalami tremor
  • Gerakan tubuh lambat dan sering menggeliat
  • Keterampilan motorik rendah
  • Hanya bertopang pada satu bagian tubuh, seperti meraih benda dengan satu tangan atau merangkak sembari menyeret kaki.
  • Sulit untuk berjalan.
  • Produksi air liur yang berlebihan.
  • Sulit menelan atau menghisap makanan.
  • Sulit berbicara.

Cara Mengatasi Celebral Palsy

Bagaimana cara terbaik untuk mengatasi celebral palsy?

1. Terapi

Pengidap celebral palsy dianjurkan untuk melakukan terapi wicara, okupasi, dan fisioterapi untuk memulihkan sejumlah fungsi tubuh yang mengalami kerusakan. Melalui terapi ini, anak akan belajar berbicara dan berjalan dengan cara yang menyenangkan.

2. Olahraga

Salah satu cara dalam mengatasi cerebral palsy agar tidak semakin parah adalah dengan olahraga. Anda bisa mengajak anak bermain sepeda, berlari kecil, atau berenang setiap hari Minggu.

3. Menjaga Asupan Nutrisi

Anak berkebutuhan khusus harus menjaga makanannya. Pastikan untuk memberi makanan empat sehat lima sempurna. Untuk memaksimalkan pertumbuhan tulang, beri tambahan kalsium.

4. Pendidikan yang Layak

Selain terapi, anak-anak juga harus mendapatkan pendidikan. Ada dua jenis sekolah yang dapat dipilih untuk anak dengan cerebral palsy. Yang pertama adalah Sekolah Luar Biasa (SLB) dan yang kedua adalah sekolah inklusi.

5. Pelatihan Keseimbangan

Untuk memaksimalkan keseimbangan, pelatihan ini memang sangat penting. Namun, jangan memaksakan keadaan anak dan tetaplah berfokus pada potensinya. Lakukan pelatihan sesuai usia anak.

Pelatihan keseimbangan juga dapat dilakukan dengan memasang sepatu khusus atau sepatu besi untuk membantu penguatan kaki mereka. Anak yang rutin menggunakan sepatu khusus akan berjalan lebih baik dan seimbang dibandingkan anak yang tidak pernah melakukannya.

6. Penguatan Psikologis

Tidak hanya ABK yang membutuhkan penguatan psikologis. Bahkan anak normal juga banyak yang merasa rendah diri. Oleh karena itu, penguatan psikologis sangat penting untuk menguatkan mental cerebral palsy agar tidak mudah down.

7. Memaksimalkan Potensi

Banyak anak dengan cerebral palsy yang kemudian menjadi seniman atau ahli di bidang IT. Dengan satu jari pun, ada banyak orang yang mampu berkarya. Oleh karena itu, gali potensi anak dan dorong semangatnya agar ia menjadi anak yang hebat di kemudian hari.

8. Pengembangan Minat dan Bakat

Semua anak pasti memiliki minat dan bakat. Dengan adanya penguatan dan pengembangan  maka mereka dapat membuat hidup yang lebih berarti. Selain itu mereka juga akan lebih bahagia.

9. Pelatihan IT

Selain pekerjaan yang dilatihkan di terapi okupasi, anak juga dapat dilatih untuk IT. Tak dapat dimungkiri, di era teknologi ini semua serba canggih.

Dengan pelatihan IT, anak-anak akan belajar menciptakan sesuatu yang bermanfaat. Tidak menutup kemungkinan alat-alat tersebut akan dapat membantu mereka dalam menjadi mandiri ketika dewasa.

10. Pengaturan Lingkungan Inklusif

Lingkungan inklusif adalah lingkungan yang dapat diterima penderita celebral palsy tanpa adanya perlakuan seperti membedakan. Lingkungan ini sangat dibutuhkan oleh setiap anak, terutama para ABK.

Dengan pengaturan lingkungan yang kondusif, anak akan mengabaikan kekurangannya dan berfokus pada kelebihannya.

Sembuhkan Cerebral Palsy dengan Nutrisi Otak Herbal

Untuk membantu anak yang mengalami gangguan celebral palsy dibutuhkan lebih dari sekadar makanan kaya nutrisi. Sangat penting untuk memberinya tambahan nutrisi khusus otak. Salah satu suplemen otak terbaik yang sangat dianjurkan adalah Brainking Plus.

Brainking Plus merupakan herbal yang terbuat dari bahan alami berkhasiat yang dapat meningkatkan fungsi otak, memperbaiki kerusakan pada sistem dan fungsi saraf, meningkatkan daya ingat, dan mencegah tubuh dari penyakit berbahaya.

Berbeda dengan produk sejenis, Brainking Plus sangat istiewa lantaran bekerja langsung di sistem saraf pusat otak. Tidak hanya memperbaiki sel saraf yang rusak, tetapi juga membangunkan sel saraf yang sebelumnya tertidur.

Tak hanya itu saja, Brainking Plus juga sanggup menyambung sel-sel saraf yang telah terputus agar berfungsi kembali.

Pada pengidap celebral palsy, Brainking Plus sangat efektif meningkatkan daya fokus, memori, dan kemampuan untuk mencerna hal-hal baru, seperti bahasa, interaksi sosial, ataupun lingkungan sekitar.

Dengan Brainking Plus, gejala celebral palsy dapat dikurangi sebaik mungkin. Lambat laun, anak akan lebih mudah menggerakkan kaki atau otot dan juga berbicara. Ternyata pengobatan celebral palsy itu sederhana ya?

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

0 Shares
Copy link
Powered by Social Snap