cara menenangkan anautis yang marah mengamuk

12 Cara Menenangkan Anak Autis yang Sedang Marah / Mengamuk

Cara membuat tenang anak autis yang mengamuk tidaklah sesulit yang dibayangkan. Meskipun pada mulanya Anda akan sedikit kesulitan, lambat laun hal ini akan semakin mudah dilakukan.

Sebagaimana Anda ketahui, autisme merupakan gangguan pada saraf otak anak yang memengaruhi kemampuannya dalam melakukan banyak hal, seperti berinteraksi dan  berkomunikasi.

Tak jarang, anak autis kerap membuat orang tuanya panik karena marah dan mengamuk secara tiba-tiba. Kesulitan dalam memahami tindakan yang dilakukan oleh anak autis menyebabkan orang tua merasa frustrasi.  

Apa yang Memicu Anak Autis Marah atau Mengamuk?

Jika Anda pernah mengalami hal tersebut, maka sebaiknya cara tahu lebih dulu apa sebenarnya yang menyebabkan anak marah hingga mengamuk. Dengan begitu, Anda akan lebih mudah menemukan cara untuk menenangkan anak autis yang marah dan mengamuk.

Sebenarnya, anak autis tidak berbeda dengan anak pada umumnya yang akan merasa kesal atau marah jika mengalami hal yang tak sesuai keinginannya. Belum lagi, anak autis sangat sulit untuk menyampaikan perasaannya.

Adanya masalah pada sensorik menyebabkan informasi yang diolah oleh anak autis berbeda. Sebagaimana Anda ketahui, salah satu ciri anak autis adalah kepekaannya terhadap suara dan cahaya.

Lingkungan bising atau terlalu silau dapat memicu rasa tidak nyaman. Saat tubuhnya lebih panas ditambah dengan perasaan kesal yang menumpuk dan terasa asing, anak autis akan lebih mudah marah. Bahkan, tak sedikit anak yang mengamuk pada orang-orang di sekitarnya.

cara menenangkan anak autis yang pemarah

Bagaimana Cara Membuat Anak Autis Tenang?

Lantas, bagaimana cara untuk menenangkan anak autis yang mengamuk?

1. Cari Penyebabnya

Hal pertama yang harus Anda lakukan ketika anak autis marah dan mulai mengamuk adalah mencari tahu penyebabnya. Dengan cara ini, Anda tidak hanya dapat menenangkannya, melainkan juga dapat menghindari kejadian sama terulang kembali.

Untuk memudahkan Anda, catat hal-hal yang dapat menyebabkan anak autis terganggu. Misalnya, ketika anak sedang asyik bermain tiba-tiba marah. Apakah ada yang salah dengan mainannya? Ataukah suasana yang terlalu berisik?

2. Memberi Pelukan

Anak autis membutuhkan “bukti” bahwa ia disayangi dan diperhatikan. Saat ia mengamuk besar kemungkinan ia merasa kurang diperhatikan oleh orang-orang terdekatnya. Ketika ia mengamuk, jangan ragu untuk memeluknya.

Pada awalnya, mungkin ia akan meronta dan menunjukkan penolakan melalui bahasa tubuh. Namun Anda tetap bisa memeluknya perlahan dengan mengelus kepalanya atau badannya. Cepat atau lambat ia akan merasa disayangi dan berhenti mengamuk.

3. Jangan Ikut Marah Atau Emosi

Bagi yang belum terbiasa hidup dengan anak autis, pasti akan merasa tidak nyaman ketika anak autis mengamuk. Alhasil, tak sedikit orang tua yang ikut emosi ketika anak mengamuk. Jika Anda melakukan hal ini, maka kondisi anak akan semakin parah.

Oleh karena itu, jangan pernah membentak atau memarahi anak autis yang sedang marah atau mengamuk.

4. Memastikan Keinginan Anak

Umumnya, anak autis akan marah ketika ia tidak mendapatkan apa yang diinginkan. Untuk meredakan amarah anak, jangan ragu untuk bertanya keinginan anak.

Gunakan bahasa yang lembut disertai peluk dan kecupan sehingga anak merasa aman dan mau menjawab pertanyaan Anda.

5. Mengabulkan Keinginan Anak

Sebagai orang tua, Anda pasti ingin memberikan yang terbaik untuk anak. Ketika anak memiliki keinginan, kabulkan permintaannya. Selama hal tersebut positif dan memberikan dampak yang baik.

6. Memberi Pujian

Saat anak autis mengamuk, ingatlah kembali hal baik apa yang telah dilakukannya lalu cobalah untuk memujinya. Hal ini akan membuat anak senang karena merasa diperhatikan. Secara tidak langsung, hal ini akan membuatnya lebih bersemangat untuk melakukan hal-hal baik lainnya.

7. Membantu Masalah Anak

Hal lain yang bisa Anda lakukan setelah mengerti apa keinginannya adalah dengan mengatasi masalah yang ia hadapi.

Misalnya saja anak Anda mengamuk karena mainan yang Anda belikan tak bisa ia mainkan, maka Anda bisa membantunya dengan cara mengajari anak cara memainkannya.

Sementara ketika anak merasa tidak nyaman dengan lingkungannya, Anda bisa membantunya dengan mengurangi tingkat kebisingan dan intensitas cahaya di dalam ruangan. Jika perlu, gunakan peredam suara di tempat yang sering dikunjungi, seperti kamar tidur dan ruang bermain.

Baca Juga : Cara Terapi Anak Autis di Rumah yang Terbukti Efektif

8. Menjauhkan Pemicu Amukan

Anak autis tidak akan marah atau mengamuk tanpa sebab. Oleh karena itu, sebisa mungkin hindari hal-hal yang dapat menyebabkan ia mengamuk.

Misalnya saja ia akan mengamuk apabila mainannya dipinjam saudaranya. Solusinya adalah dengan membelikan mainan khusus untuknya dan mainan khusus untuk saudaranya.

Jika anak marah karena kegiatannya diganggu, maka biarkan ia bermain sendiri. Ingat, anak autis memiliki dunianya sendiri dan tidak semua orang dapat masuk ke dalamnya.

9. Jangan Mengubah Rutinitas

Anak autis sangat menyukai rutinitas dan hal yang berulang. Ia akan merasa kesal dan marah apabila kebiasaannya diubah secara mendadak. Jika Anda ingin mengubah atau sekadar menambahkan jadwal baru, maka buatlah jadwal yang menarik perhatian dan minatnya.

Misalnya, tambahkan gambar ilustrasi pada poster jadwal anak atau berikan hadiah jika anak berhasil menyelesaikan jadwalnya hari itu. Dengan cara ini, anak akan lebih mudah menerima perubahan baru tanpa membuatnya marah dan merasa tidak nyaman.

10. Menggunakan Bahasa Tubuh

Cara ini efektif untuk anak autis yang sedang belajar bicara. Anda bisa mempelajari bahasa tubuh yang dapat membuat anak tenang dan nyaman. Meskipun sulit, mempelajari bahasa tubuh dapat memperkuat ikatan antara Anda dengan anak.

11. Mengalihkan Perhatian

Saat anak autis mengamuk cobalah untuk mengalihkan perhatiannya. Bisa dengan menunjukkan kartun di televisi, melihat binatang sekitar, mengajaknya jalan-jalan, bermain petak umpet, mewarnai, menggambar objek di sekitar rumah, dan lain sebagainya.

12. Membiarkan Anak Sendiri

Anak autis merupakan anak spesial yang membutuhkan kasih sayang dan perhatian penuh dari orang-orang di sekitarnya. Meskipun demikian, anak autis pun membutuhkan waktu untuk sendiri. Beri anak waktu ketika ia mulai merasa kesal dan marah.

Jika anak mengamuk, maka Anda boleh mendiamkannya hingga amarahnya reda. Namun, tetap awasi anak supaya mereka tetap aman dan tidak melempar barang-barang di sekitarnya.

Demikianlah informasi mengenai penyebab dan cara menenangkan anak autis yang perlu Anda ketahui. Ayo, bagikan informasi ini agar lebih bermanfaat!

Baca Juga : Penyebab Epilepsi dan Cara Mengobatinya

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

0 Shares
Copy link
Powered by Social Snap